Nano Silver Sebagai Cairan Anti Bakteri

  27 Jun 2019 09:52:36    Aditya Mahendra

Apakah kalian pernah membayangkan berapa banyak jumlah partikel debu yang ada di udara? Tentu tidak terbayangkan karena jumlah nya yang tidak terhingga. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat polusi paling tinggi di dunia terutama di kota-kota besar. Masyarakat ibukota melakukan aktivitas di luar ruangan lebih dari 8 jam sehari. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak kesehatan yang serius bagi masyarakat Indonesia.

Nah, Teknologi Nano punya solusi nya! Yaitu dengan memanfaatkan nano silver sebagai bahan anti bakteri. Nano silver merupakan ion silver (Argentum/Ag+) berukuran nano yang dapat menghancurkan mikroorganisme infeksius seperti virus dan bakteri. Ketika nano silver bersentuhan dengan bakteri dan jamur, partikel nano silver akan merusak dan menembus dinding sel bakteri yang akan mencegah terjadinya proses produksi enzim. Kemudian partikel nano silver akan menghambat pertumbuhan DNA yang akan membuat bakteri mati.

W.S Brams Dwandaru dari Universitas Negeri Yogyakarta telah meneliti cat dinding anti bakteri dengan cara menumbuhkan jamur pada media patry dish yang telah dicelupkan ke dalam cairan nano silver, hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa cat dinding yang dicampur dengan cairan nano silver dapat menghambat pertumbuhan jamur*.

Karena nano silver bersifat anti bakteri, virus dan jamur, banyak sekali yang memanfaatkan nano silver untuk produk kesehatan seperti masker, pembalut. Pada industri makanan, nano silver dimanfaatkan untuk membuat bahan kemasan anti mikroba. Oleh karena itu, nano silver dipercaya dapat meningkatkan kualitas dan keunggulan suatu produk di masa depan.

* https://journal.uny.ac.id/index.php/inotek/article/view/11268/8273